Desa Mantawa adalah salah satu Desa yang terletak di kecamatan Toili Barat. Penduduk Desa Mantawa sebagian besar warga transmigrasi yang berasala dari berbagai wilayah yang berbeda suku, agama,ras dan adat istiadat yang berasal dari Bali, DKI serta NTB. Penempatan warga transmigrasi dimulai dari tahun 1979-1980. Pada saat penempatan terdiri dari 500 KK dengan perincian sebagai berikut:
- Tanggal 21 September 1979 penempatan suku bali yang terdiri atas 100 KK dengan jumlah jiwa 489
- Tanggal 30 Nopember 1979 penempatan suku Jawa yang berasal dari DKI yang terdiri atas 50 KK dengan jumlah jiwa 198 jiwa
- Tanggal 5 Februari 1980 penempatan suku bali yang terdiri atas 100 KK dengan jumlah jiwa 476 Jiwa
- Tanggal 10 Maret 1980 penempatan suku Sasak yang berasal dari NTB yang terdiri atas 100 KK dengan jumlah jiwa 479 jiwa
- Tanggal 1 Mei 1980 penempatan suku Sasak yang berasal dari NTB yang terdiri atas 100 KK dengan jumlah jiwa 479 jiwa
- Tanggal 14 Mei 1980 penempatan suku Bali yang terdiri atas 50 KK dengan jumlah 188 Jiwa
Berdasarkan data diatas pada saat penambahan pertama tahun 1979-1980 penduduk Desa Mantawa berjumlah 2.291 Jiwa. Dengan jumlah 500 KK. Namun pada bulan Juni-Juli tahun 1980 terjadi serangan penyakit malaria yang menyerang hampir sebagian penduduk Desa Mantawa, wabah penyakit ini menelan korban sebanyak 50 orang. Akan tetapi masalah ini cepat di antisipasi oleh pemerintah pusat serta bantuan yang datang dari Australia. Disamping itu masing-masing daerah pengiriman transmigrasi antara lain Bali, NTB dan DKI juga mengirimkan medis serta obat-obatan untuk membantu penduduk yang sedang terserang penyakit malaria.
Adapun kata Mantawa itu memiliki dua arti yang berasal dari dua bahasa berbeda. Kata mantawa yang berasal dari bahasa Bugis yang artinya pemberian dan mantawa yang berasal dari bahasa Arab yang artinya keinginan. Sebelum Desa mantawa definitif menjadi sebuah desa saat itu masih pembinaan dalam KUPT selama 5 Tahun terdiri dari 1980-1985 dibawah binaan Bapak I Wayan Pustaka
Setelah dimekarkan Desa mantawa terdiri atas 3 Dusun yaitu dusun I,II & III dimana letak setiap dusun sangat berdekatan. Jika dilihat dari kondisi geografis, Desa Mantawa memiliki potensi yang menunjang kesuksesan pembangunan.
Adapun kepala Desa yang pernah Memerintah di Desa Mantawa yaitu:
- Bapak Mahnan menjabat dari tahun 1988 s/d 1988 yang ditunjuk langsung oleh KUPT
- Bapak I Ketut Murdiana menjabat dari Tahun 1988 s/d 1993 yang dipilih melalui Pilkades
- Bapak H.Musifudin dimana beliau menjabat selama dua priode yaitu dari tahun 1993 s/d 1998 dan terpilih kembali di tahun 1998 s/d 2005
- Tahun 2005 s/d 2006 selama kurang lebih satu tahun dikepalai oleh pejabat sementara yaitu bapak M. Arifudin.
- Hingga pada bulan Februari 2006 dilakukan pilkades dan terpilih Bapak I Ketut Sudarsana, beliau menjabat 2 periode dari Tahun 2006 s/d Oktober 2017.
- Bulan Oktober 2017 s/d November 2017 selama kurang lebih Dua Bulan dikepalai oleh pejabat sementara yaitu bapak I Gusti Made Suabawa. Hingga pada bulan November 2017 Tanggal 30 dilakukan pilkades dan terpilih Bapak I Wayan Sirpo. Beliau menjabat dari Tahun 2017 Sampai November 2023.
- Dari Bulan Desember 2023 Sampai saat ini desa Mantawa dikepalai oleh Pejabat sementara bapak ANDI RUSTAM DJ. HI. PETTASIRI,S.STP,M.SI.
Kirim Komentar